
Nasib nahas menimpa Jorge Lorenzo pada balapan di MotoGP Aragon 2018. Pria berpaspor Spanyol itu harus mengakhiri balapan lebih cepat usai terjatuh pada tikungan pertama selepas start. Ia juga terlihat berjalan terpincang-pincang hingga ditandu oleh marshall.
Lorenzo lantas dibawa ke pusat medis di Sirkuit Motorland Aragon pada Minggu 23 September 2018. Tim dokter kemudian menyatakan kondisi pembalap berusia 31 tahun itu tidak fit karena mengalami dislokasi jari kaki.
Situasi tersebut membuat kepastian Lorenzo untuk membalap di MotoGP Thailand dua pekan mendatang menjadi tanda tanya. Usai mengunjungi dokter di Barcelona pada Senin 24 September malam WIB, pembalap Ducati Corse itu diragukan dapat mengaspal di Sirkuit Buriram.
Ia diyakini masih mengalami rasa sakit pada jari kakinya dan sangat berisiko jika terjadi kecelakaan lain. Padahal, Lorenzo dihadapkan pada jadwal ketat. Ia harus terbang ke Thailand pada Senin 1 Oktober dan mengikuti event di Bangkok pada Rabu 3 Oktober 2018.
Jorge Lorenzo mengaku belum membicarakan tindakan Marquez yang menyebabkannya cedera dengan direktur balap. Namun, ia berencana mengangkat isu tersebut pada rapat Komisi Keselamatan MotoGP di Thailand jika bisa hadir.
Kesempatan yang baik untuk berbicara dengan Komisi Keselamatan karena saya biasanya tidak hadir mengingat jadwal yang sangat padat. Tetapi, tampaknya di Thailand saya akan hadir walau mungkin mereka tidak akan banyak melakukan perubahan,” tukas Jorge Lorenzo,
Jika mereka tidak mengubahnya, saya tidak mau pembalap lain bermain-main. Saya tentu saja tidak akan mengubah cara membalap, tetapi mungkin di masa depan harus, terutama karena perilaku sejumlah pembalap,” imbuh juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.
Daftarkan diri anda dan bergabung bersama kami sekarang juga di VipjudiQQ
cukup dengan 1 ID bisa merasakan 7 permainan sekaligus lohhhh...
rasakan sensasi fairplay 100% player vs player no BOT's no ADMIN !
No comments:
Post a Comment