Sebuah keputusan sudah diambil oleh Arsene Wenger terkait masa depannya bersama Arsenal. Wenger memutuskan untuk menyudahi kebersamaannya bersama Arsenal terhitung mulai akhir musim 2017-2018.
Penyebab utamanya adalah tentu saja kegagalan Wenger membawa Arsenal berprestasi di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir. Para pendukung Arsenal menilai sudah saatnya Wenger mundur sebagai manajer klub kesayangan mereka.
Harapan pendukung Arsenal itu pun akhirnya terwujud, Wenger memutuskan untuk menyudahi karier kepelatihannya pada akhir musim ini yang sudah berlangsung selama 22 tahun. Hal itu membuat sejumlah nama macam Massimiliano Allegri, Carlo Ancelotti, hingga Rafael Benitez, digosipkan bakal jadi penerus Wenger di Arsenal.
Akan tetapi dari sejumlah nama tersebut nyatanya tidak ada yang berminat membesut Arsenal, hingga akhirnya muncul sosok Mikel Arteta yang disebut-sebut kandidat terkuat suksesor Wenger di klub asal London Utara tersebut.
Pada saat manajemen Arsenal segera mengumumkannya sebagai manajer anyar, Arteta justru memilih mundur dari pencalonan. Hingga akhirnya kubu Arsenal pun kini condong bakal menunjuk mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG), yakni Unai Emery.
Mengetahui kondisi tersebut membuat salah satu jurnalis kawakan asal Inggris, yaitu Martin Lipton, berkomentar. Lipton menilai mundurnya Arteta dari pencalonan tersebut, ia merasa takkan mendapatkan kontrol penuh di Arsenal.“Pada awalnya Arsenal terlihat memiliki banyak uang, namun ternyata uang itu dihabiskan untuk (Pierre-Emerick) Aubameyang, (Henrikh) Mkhitaryan dan memberikan kontrak baru kepada (Mesut) Ozil di bulan Januari kemarin,” sambungnya.
“Arteta sendiri sangat menginginkan kontrol yang lebih di sana. Dia ingin mendapatkan janji dan garansi yang lebih, di mana ia tidak mendapatkan itu dari manajemen Arsenal hingga akhirnya mundur dari pencalonan tersebut,” imbuh Lipton.

No comments:
Post a Comment