Friday, April 27, 2018

"Bos Segala Bos" Mafia Italia Meninggal di Sel Penjara












Salah satu bos mafia terbesar Italia, Salvatore "Toto" Riina, meninggal dunia akibat kanker Jumat. Dia meninggal dalam usia 87 tahun di sebuah sel detensi di Parma sebagai tahanan seumur hidup. Sebelum kematiannya, Kementerian Kehakiman Italia mengizinkan keluarga Riina untuk menjenguknya. Sebab, sehari sebelumnya merupakan hari ulang tahun Riina. Sebelum meninggal, Riina dilaporkan koma karena kesehatan menurun setelah menjalani dua operasi. Riina, salah satu bos mafia terkejam dari Sisilia, meninggal dengan menanggung 26 vonis seumur hidup atas berbagai kasus yang menjeratnya.

Pria yang melakukan pembunuhan pertamanya sejak usia 19 tahun itu dikenal sebagai pemimpin kejam dari Perkumpulan Cosa Nostra. Tidak hanya menghabisi sekutu terdekatnya, Riina juga sering melanggar hukum tradisional mafia. Yakni membunuh perempuan dan anak-anak, serta menghilangkan nyawa masyarakat umum agar mengalihkan perhatian para penegak hukum. Melalui tangan pembunuh favoritnya, Giovanni Brusca, Riina didakwa telah menghilangkan nyawa sekitar 200 orang. Karena kekejamannya, Riina mendapat berbagai julukan. Di antaranya Toto u Curtu (Toto Si Pendek), La Belva (Binatang Buas), dan Il Capo dei Capi ( Bos dari Segala Bos). Konfrontasinya dengan penegak hukum Italia mencapai puncak ketika dia membunuh dua pejabat Komisi Anti- Mafia Italia, Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino. Petualangan Riina sebagai bos mafia berakhir pada 15 Januari 1993, dan mengakhiri masa buronannya selama 23 tahun.

No comments:

Post a Comment

Juventus Ungguli Barcelona dalam Perburuan Wonderkid Ajax

Bianconeri siap membayar 80 juta euro untuk memboyong pemain berusia 19 tahun tersebut. Dana yang disiapkan Juventus tidak mampu...